Dermaga Musim Gugur

Bahkan ku tak tahu engkau taruh senja hari-hari lalu,
Tak ada seorangpun tau,
kita pernah bergandengan dengan mimpi2 berbunga rindu,
Sementara kini malam-malam berlalu tanpa pernah kita mengadu rindu-sendu,
Kini msenyap berlalu sepeti musim gugur di mataku,

Kupikir takdirku bersamamu hingga masa-masa tuaku,
Hingga kita sama-sama tau, ada kerutan di pipi indahmu,
Yang hingga kini dan nanti menjadi mata air rinduku,
Mungkin telah habis masaku dalam genggaman mimipi bersamamu.

Seperti’y itu takdir yg telah terukir di jalanku,
Dimanapun kita pergi-berlalu,
Yakinkanlah kita akan kembali berlabuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: