Bunda-Bunda

Bunda, Lalu terbuat dari apa engkau ? Kelembutanmu melebihi surta, Semangatmu membimbingku melebihi bara, Begitu teduh pelukanmu melebihi senja di pulau kelapa, serta do’amu membalikkan petaka jadi anugrah berlimpah. lalu apa yg pantas ku persembahkan untukmu? Harta? Tahta? Dunia? Ah, kukira tak ada yg pantas disuguhkan di pangkuanmu untuk menggantikan semua itu…!?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: